Selasa, 21 November 2017

Dana Desa TAHUN ANGGARAN 2017


PERATURAN BUPATI MALANG - NOMOR 37 TAHUN 2017 
 - TENTANG -BESARAN DAN PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA
TAHUN ANGGARAN 2017   
  
 khusus untuk Wilayah Kec. Singosari
 Wonorejo -------   Rp.878.379.000,00
 Dengkol   -------   Rp.837.056.000,00
 Baturetno --------- Rp.820.974.000,00
 Watugede ---------Rp.803.230.000,00
 Banjararum ------- Rp.846.011.000,00
 Tunjungtirto ------- Rp.828.978.000,00
 Lang-Lang  ------- Rp.803.336.000,00
 Purwoasri ---------Rp.801.770.000,00
 Klampok  ---------Rp.856.155.000,00
 Gunungrejo ------- Rp.845.371.000,00
 Tamanharjo ------- Rp.794.302.000,00
 Ardimulyo -------- Rp.806.542.000,00
 Toyomarto -------- Rp.858.906.000,00
 Randuagung ------- Rp. 833.718.000,00


   Mungkin dari kita banak ang belum tahu apa itu Dana Desa ?  Dari beberapa sumber akhirna penulis mendapatkan pengertian Dana Desa .
   Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Desa dan Desa Adat yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah  kabupaten/kota  dan  digunakan  untuk  membiayai  penyelenggaran pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.
   Fokus penting dari penyaluran dana ini lebih terkait pada implementasi pengalokasian Dana Desa agar bisa sesempurna gagasan para inisiatornya

Belakangan makin santer terdengar adanya praktik korupsi di tingkat desa. Sasarannya, apalagi kalau bukan dana desa, anggaran negara yang ditransfer ke pelosok-pelosok negeri sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
- Warga desa perlu ikut serta dalam mengawasi dana desa ini. Mereka sudah dilibatkan dalam musyawarah desa untuk menyusun APBDes, dan rencana kerja pemerintah desa (RKP Desa). Jadi, harusnya masyarakat juga ikut mengawasi dalam penggunaan atau pemanfaatan dana desa ini,” ujar Deputi bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, Nyoman Shuida, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jumat (20/10/2017).
Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan bahwa sepanjang tahun 2016-Agustus 2017 ada 110 kasus penyelewengan dana desa dan alokasi dana desa yang rata-rata dilakukan oleh oknum kepala desa. Selama tiga tahun terakhir, pemerintah telah menggelontorkan dana desa sekitar Rp 127 triliun.
Rinciannya, tahun 2015 Rp 20,8 triliun, tahun 2016 Rp 46,98 triliun, dan tahun 2017 Rp 60 triliun. Melihat kondisi yang terjadi saat ini tentu membuat pusing Nyoman Shuida yang sehari-hari fokus terhadap isu dana desa di Kemenko PMK.
Nyoman menambahkan, modus penyelewengan dana desa sering terjadi pada aspek penggunaannya. Penggunaan tidak sesuai dengan hasil musyawarah desa dan tidak ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) -



Link terkait https://www.tempo.co/tag/dana-desa



Jumat, 17 November 2017

Singosari lampion Festival 2017


       SINGOSARI LAMPION FESTIVAL. Adalah Sebuah gagasan dari Camat Singosari, Eko Margianto dalam rangka membuat kegiatan bernilai seni budaya yang diharapkan akan menjadi Agenda rutin tahunan di Singosari. Acara ini Melibatkan tokoh-tokoh pemuda dan Organisasi Masyarakat, mulai dari Karang Taruna, Banser, Ormas Pagar Betis,KNPI, komunitas Radio Koplak, Pelangi Singosari, Kawula Muda Bersatu, BMR, PMI, Pramuka, grup Facebook Singosari serta beberapa kelompok lain untuk mau bersama" bahu membahu mengangkat nama Singosari.
      Dalam rapat pembentukan panitia, Disepakatilah untuk kepanitiaan ini bernama LENTERA SINGOSARI Sebagai ketua terpilih saat ini adalah Miarso Jatmiko yang juga pernah menjabat sebagai ketua KMB (Kawula Muda Bersatu) Kecamatan Singosari untuk keterangan selanjutnya, anda bisa klik >> www.singosarilampion.blogspot.com
    Sangat tepat jika Kegiatan SFL ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan dan akan menjadi ikon kecamatan Singosari. apalagi, di Singosari juga terdapat desa yang memproduksi lampu hias seperti Desa Tunjungtirto.
Kemeriahan acara bisa terlihat dari berjubelnya penonton yang memadati jalan sepanjang rute pawai.


Rabu, 15 November 2017

Video Klip Lagu Singosari oleh Stupid Band


Lagu Singosari ini dulu pernah di populerkan oleh Grup Musik "The Gimbals" dengan vokalis utamanya Ipul Singo. Namun setelah grup musik pendatang baru mengaku mencari tahu tentang keberadaan Master lagu di studio rekaman Jakarta dan Surabaya, mereka mendapati jalan buntu.

       Akhirnya, karena merasa mempunyai niat yang baik untuk ikut mengangkat kembali nama Singosari, mereka merilis ulang lagu tersebut dengan warna musik mereka sendiri.


Mengenai video klip, lewat Grup FB Singosari, penulis berkenalan dan menawarkan diri untuk menggarap klip lagu Singosari, namun, karena tidak pernah bertemu secara langsung akhirnya Video klip tersebut digarap dengan memanfaatkan bahan data yang tersedia. Namun, penulis tetap mengedepankan unsur edukasi dalam membuat Klip ini

 

Sabtu, 11 November 2017

Pengawalan Dana Desa di Kabupaten Malang


OPTIMALISASI PERANAN BHABINKANTIBMAS POLRES MALANG DALAM MENCEGAH, MENGAWAL DAN PENANGANAN DANA DESA Malang,Singosarinews Polres Malang tidak berhenti di penanda tanganan MoU Kapolres Malang bersama Bupati Malang dalam melaksanakan pencegahan, pengawalan dan penanganan dana desa yang telah dilakukan di gedung DPRD Kab Malang pekan lalu,(23/10).hari ini sabtu,(4/11) Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah berikan materi ke Bhabinkamtibmas terkait pengawalan sasaran Dana Desa di Aula Agrowisata kebun teh Wonosari Singosari Lawang Kab Malang.

Kamis, 02 November 2017

Kirab Sakral Tirta Amerta Sari - Sumberawan


Kirab Sakral Tirta Amerta Sari 2017 -TOYOMARTO
   Berbicara tentang Desa Toyomarto seperti banyak hal yang akan dibahas, terutama mengenai potensi Wisata Desanya . Festival Tirta Amerta Sari  adalah salah satu kegiatan rutin warga yang tentunya akan menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi desa ini.
   Diawali dengan Tarian Bedoyo di pelataran Candi Sumberawan, Festival ini mulai dilaksanakan.


Rabu, 18 Oktober 2017

Jaringan Komunikasi dan Informasi di Singosari

 Facebook Grup : Singosari  pada awalnya didirikan untuk membangun komunikasi dan media informasi warga Singosari. Ini tak lepas dari program Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Singosari sebagai kelompok binaan Dinas Kominfo  dalam rangka turut berperan aktif dalam pembangunan  melewati jalur Informasi di wilayah lokal Singosari
     Didirikan pada bulan November 2014 ,dengan beranggotakan mulai berjumlah puluhan, kemudian lambat laun menjadi ratusan dan meningkat menjadi ribuan. bahkan tahun 2017 ini saat berita ini saya tulis, sudah lebih dari 30.000 anggota grup. Tentunya ini adalah prestasi tersendiri dalam sebuah grup medsos di wilayah lokal.
     Dampak dari banyaknya anggota yang kian hari kian membludak tentunya memiliki nilai positif dan negatif. semua tergantung dari niat baik dari para member grup sendiri. Maka, supaya Grup FB Singosari ini memiliki nilai manfaat, ditentukanlah tujuan utama yang tertuang dalam motto sampul grup , yakni sebuah ajakan yang berbunyi,"Ayo dulur gotong royong mujudaken Singosari  [ Lebih baik ] "


 Penulis yang juga pendiri grup FB Singosari berharap para anggota mempunyai kesadaran yang tinggi bagaimana memposting dan mengomentari isi beranda grup . Karena Medsos adalah budaya baru dalam berkomunikasi, maka saat inilah yang tepat untuk membangun kesadaran berkomunikasi massa  dengan memanfaatkan gadget, baik itu melalui Komputer rumah, laptop maupun smartphone .
    

Rabu, 11 Oktober 2017

Kunjungan dari Camat Kanigara ke Kec. Singosari






Rabu, 11 Oktober 2017
Sebuah kebanggaan tersendiri untuk Kecamatan Singosari bisa menjadi tempat Study Referensi bagi kecamatan lain. Hal ini dibuktikan dengan kedatangan Tim Study Referensi Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo ke Kantor Kecamatan Singosari hari ini. Tim yang dipimpin langsung oleh Camat Kanigaran dan disambut hangat oleh Camat Singosari ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari Camat, Ketua Tim Penggerak PKK, Kasubag TU dan Staf Kecamatan Kanigaran. Kunjungan kerja kali ini bertujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara pada     Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo dengan sasaran untuk menggali informasi terkait manajemen Sumber Daya Manusia pada Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.