Sabtu, 25 November 2017

Profil Kecamatan Singosari

- Peta Online -
Profile
Kecamatan Singosari merupakan salah satu dari 33 Kecamatan di Kabupaten Malang yang memiliki luas wilayah 14.876 Ha  (kurang lebih  68,23 km²  dengan jumlah penduduk  sekitar 200.000 jiwa.) dengan batas wilayah :
Sebelah Utara : Kecamatan Lawang
Sebelah Timur : Kecamatan Jabung
Sebelah Selatan : Kecamatan Blimbing (Kota Malang)
Sebelah Barat : Kecamatan Karangploso

Kecamatan Singosari terletak pada ketinggian 487 meter dpl dengan suhu rata-rata 22 °C-32°C serta curah hujan rata-rata 349 mm per tahun.


Kantor Kecamatan Singosari berada di  Jl. Tumapel 38 Singosari Telp. (0341) 458009
Dari segi administratif wilayah Kecamatan Singosari terbagi dari 3 Kelurahan dan 14 Desa , 
antara lain :
  1. Ardimulyo
  2. Banjararum
  3. Baturetno
  4. Dengkol
  5. Gunungrejo
  6. Klampok
  7. Langlang
  8. Purwoasri
  9. Randuagung
  10. Tamanharjo
  11. Toyomarto
  12. Tunjungtirto
  13. Watugede
  14. Wonorejo
  15. Losari (kelurahan)
  16. Pagentan (kelurahan)
  17. Candirenggo (kelurahan)

  Singosari adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Kecamatan ini berada di sebelah utara Kota Malang, kecamatan ini dilintasi jalur utama Surabaya-Malang dan termasuk sebagai daerah titik macet terparah di Malang. Namun dari sisi SDM Singosari bisa dikatakan sebagai salah satu dari urutan teratas kecamatan termaju dan paling terpandang di Kabupaten Malang. Terletak pada ketinggian 400-700 meter dpl, Singosari beriklim sejuk. Daerah yang lebih tinggi berada di sebelah barat di kaki Gunung Arjuno di mana sebagian besar wilayahnya diperuntukkan bagi perkebunan (kopi), kehutanan (mahoni) dan peternakan (ayam) sehingga populasi penduduknya jarang. Bersama dengan Lawang dan Kepanjen,

Sejarah

   Nama Singosari berasal dari Singhasari (Kerajaan Singhasari), sebuah kerajaan besar pada abad ke 10 yang ibukotanya berada di wilayah kecamatan ini dengan rajanya Kertarejasa Jaa Wardhana Sang amurwabhumi yang kemudian terkenal bernama Ken Arok dan Kertanegara. Keturunan dari Kertanegara adalah Wijaya yang menjadi pendiri Kerajaan Majapahit. Salah satu peninggalan kerajaan tersebut yang kini menjadi salah satu tempat wisata andalan adalah Candi Singosari dan sepasang patung Dwarapala yang merupakan patung terbesar di Indonesia, menurut penjaga situs sejarah ini,
   Arca Dwarapala merupakan pertanda masuk ke wilayah kotaraja, namun hingga saat ini tidak ditemukan secara pasti di manan letak kotaraja Singhasari. Selain itu juga terdapat sebuah candi Budha atau tepatnya stupa di desa Sumberawan dan diberi nama sesuai nama desa itu yaitu Candi Sumberawan. Candi Sumberawan sering dipakai umat Budha sebagai pusat perayaan Hari Raya Waisak di Kabupaten Malang.

Keadaan Alam

Keindahan alam Singosari tidak ada duanya dikecamatan lain, Gunung Arjuna yang menjulang tinggi memperlihatkan keelokanannya dimata turis. Gunung Arjuna adalah gunung tertinggi ke-3 di Jawa. Singosari dengan ketinggian 400m dpl terpengaruh ketinggian dari Gunung Arjuna. Suhu rata-rata Singosari adalah 17-27 derajat celcius. Cukup sejuk untuk kawasan di Indonesia. Selain itu dikaki Gunung Arjuna tepatnya di desa Sumberawan adalah desa wisata dengan adanya sebuah candi/stupa ditengah-tengah hutan pinus yang asri, disampingnya juga terdapat sumber air yang jernih. Jalur menuju kesana juga tidak sulit, jika dari arah Singosari anda cukup menuju candi Singosari lalu naik ojek disekitar candi untuk minta diantarkan ke desa Sumberawan.

Perindustrian

Pesatnya perkembangan Kota Malang serta letak Kecamatan Singosari yang berbatasan langsung dengannya menjadikan seolah-olah Kecamatan Singosari menyatu dengan Kota Malang terutama di sepanjang poros jalan raya Malang-Surabaya. Karena lokasinya yang strategis, beberapa industri besar dan menengah membangun pabriknya di Singosari, antara lain :
  • PT. Bentoel
  • PT. Kencana Tiara Gemilang
  • PT. Beiersdorf Indonesia
  • PT. Morodadi Prima
  • PT. Phillip Morris
  • PT. Indomarine, 
  • PT Unggul
  • PT  

Pertanian dan Perkebunan

   Meskipun sudah menjadi daerah industri namun budaya agraris masih kental di daerah ini. Hal ini bisa dilihat di pasar Singosari di mana dengan mudah dijumpai toko-toko yang menjual alat-alat pertanian tradisional seperti cangkul, sabit, lempak, bajak sapi dll, begitu juga dengan toko-toko yang menjual pupuk, pestisida dan benih unggul. Khusus untuk hari Senin dan Jumat akan ada pasar hewan di mana para penjualnya (blantik) dapat dikenali dengan mudah karena kebanyakan dari mereka memakai topi koboi. Hasil pertanian yang utama adalah padi disusul dengan palawija dan buah-buahan seperti  langsep, duku, mangga dan sawo. Kebanyakan buah-buahan tersebut ditanam secara sporadis di pekarangan rumah atau kebun. Beberapa daerah yang mengandalkan irigasi tadah hujan ditanami tebu selama musim penghujan seperti Dengkol, Watugede, Baturetno dan Banjar Arum. Selain itu terdapat Balai Inseminasi Buatan di Desa Sumberawan dan Balai Benih Induk Palawija di Desa Songsong.

Markas Militer

Sejak masa penjajahan Belanda, wilayah Malang merupakan markas dari beberapa institusi militer dan hal itu berlanjut sampai Republik Indonesia berdiri. Beberapa institusi militer yang bermarkas di Singosari antara lain, Batalyon Artileri Medan 1/105, Batalyon Kavaleri 3/Serbu, Divisi Infanteri 2/Kostrad.

Pendidikan

Beberapa institusi pendidikan yang ada di Singosari antara lain:
  • Sekolah Dasar atau Sederajat
    • SD Islam Alma'arif 01 Singosari
    • SD Islam Alma'arif 02 Singosari
    • SD Negeri Tamanharjo 02 Singosari
    • SD Negeri Pagentan 01 Singosari
    • SD Negeri Pagentan 02 Singosari
    • SD Negeri Pagentan 03 Singosari
    • SD Negeri Pagentan 04 Singosari
    • SD Negeri Pagentan 05 Singosari
    • SD Negeri Candirenggo 01 Singosari
    • SD Negeri Candirenggo 02 Singosari
    • SD Negeri Candirenggo 03 Singosari
    • SD Negeri Klampok 01 Singosari
    • SD Negeri Purwoasri 01 Singosari
    • SD Negeri Purwoasri 02 Singosari
    • SD Negeri Banjararum 01 Banjararum-Singosari
  • Sekolah Menengah Pertama atau Sederajat
    • SMP Negeri 1 Singosari
    • SMP Negeri 2 Singosari
    • SMP Negeri 3 Singosari
    • SMP Negeri 4 Singosari
    • SMP Negeri 5 Singosari
    • SMP Negeri 6 Singosari
    • SMPI Al Ma'arif Singosari
    • MTs Al Ma'arif Singosari
    • SMP Al-Fattah Singosari
  • Sekolah Menengah Atas atau sederajat
    • SMK Terpadu Al-Ishlahiyah Singosari 
    • SMK Negeri 1 Singosari 
    • SMK Negeri 2 Singosari
    • SMK Plus AM Singosari
    • SMA Negeri 1 Singosari
    • SMA Islam Al-Ma'arif Singosari
    • SMA Negeri 1 Singosari
    • MA Al-Ma'arif Singosari
    • SMA Al-Fattah Singosari
  • Balai Latihan Kerja
    • Balai Latihan Kerja Industri
    • Balai Latihan Kerja Pertanian
Selain itu Singosari juga terkenal dengan julukan "Kota Santri" dikarenakan banyaknya Pondok Pesantren yang didirikan dan berkembang di wilayah Singosari, diantaranya adalah:
    • Pesantren Ilmu Al-Qur'an (PIQ)
    • Ribath Al-Murtadla Al-Islami
    • PP. Tahfidz Darul Qur'an, Watugede (PPHDQ)
    • PP. Al-Qur'an Nurul Huda (PPNH)
    • PP. Al-Ishlahiyah 
    • PP. Al-Fattah (Ar-Rifa'i)
    • PP. Hidayatul Mubtadiin, Kembang
    • PP. Bungkuk, Singosari

Transportasi

   Dengan beroperasinya penerbangan sipil dari Bandara Abdul Rachman Saleh maka Singosari kini terhubung malalui transportasi udara ke seluruh daerah di Indonesia. Maskapai yang melayani rute-rute tersebut adalah Sriwijaya Air, Garuda Indonesia dan Batavia Air. Jarak bandara dari Singosari + 8 km.
Karena letaknya yang berada pada jalan poros Surabaya-Malang maka semua trayek bus dari dan ke kota Malang pasti melewati Singosari. Berbagai rute angkot (angkutan perkotaan) maupun angkudes (angkutan pedesaaan) juga tersedia untuk menunjang mobilitas penduduk intra kecamatan maupun antar kecamatan, Diantaranya :
  • LA : Lawang-Arjosari
Menghubungkan Kecamatan Lawang, Kecamatan Singosari dan Kota Malang (Terminal Arjosari)
  • SKL : Singosari-Ketangi-Landungsari
Menghubungkan Kecamatan Singosari (Purwoasri, Tunjungtirto), Kecamatan Karangploso (Ngijo, Ketangi), Kota Batu (Pendem), Kecamatan Dau (Sengkaling) dan Kota Malang (Terminal Landungsari)
  • GLA : Glugur-Langlang-Arjosari
Menghubungkan Kecamatan Karangploso (Glugur), Kecamatan Singosari (Langlang) dan Kota Malang (Terminal Arjosari)
  • ST : Singosari-Tlogowaru
Menghubungkan Kecamatan Singosari (Banjar Arum), Kecamatan Pakis (Wendit) dan Kota Malang (Tlogowaru)
  • SK : Singosari-Karangploso
Menghubungkan Kecamatan Singosari dengan Kecamatan Karangploso
  • SP : Singosari-Purwoasri
  • SD : Singosari-Dengkol
  • SK : Singosari-Klampok
  • SS : Singosari-Sekarpuro
  • SL : Singosari-Langlang
Stasiun Kereta Api Singosari melayani penumpang kereta api kelas ekonomi jurusan Surabaya (Penataran). Sementara kereta api jurusan Jakarta (Matarmaja dan Kereta api Gajayana) tidak melewati Singosari karena lewat jalur selatan.

Seni dan Budaya di Singosari

    Penduduk Singosari terdiri dari warga yang mempunyai berbagai macam kultur dan budaya. Gelombang globalisasi tak luput juga memberikan dampak bagi anak muda di wilayah ini, terbukti dari terbentuknya kelompok punk dan grup band beraliran rock. Namun budaya Jawa juga tetap dipegang oleh warga Singosari. Sebutan Kota Santri juga dibuktikan dengan masih kuatnya kultur religius yang diaplikasikan oleh warga Singosari.
    Pemerintah Kabupaten Malang memproyeksikan Singosari sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan wisata religi bagi wisatawan, salah satu perwujudannya adalah dengan digelarnya Grebeg Singhasari oleh jajaran pemerintah bersama warga Singosari untuk mencerminkan kejayaan Singosari, dulu maupun sekarang.

* Dari berbagai Sumber 


Selasa, 21 November 2017

Foto - Foto Singosari Jaman Belanda

Pada Jaman pendudukan Belanda banyak sekali arsip arsip yang diuat dan di simpan di Negara Belanda , Walaupun telah mereka klaim menjadi agian dari hak milik Pemerintah elanda, setidaknya ada beberapa yang sempat bocor ke publik, bahkan penulis mendapatkan banyak file" berupa foto" objek" bersejarah di wilayah Singosari  yang sempat diabadikan mereka, berikut foto" yang kami anggap penting :
Peta  Malang Jaman Belanda


 Arca Dwarapala
Dipercaya sebagai pintu gerbang  menuju suatu kerajaan
Kemungkinan Foto ini adalah  Foto Dwarapala yang terlawas, karena di foto-foto yang lain tidak ada terlihat tumpukan batu di belakang Arca Dwarapala tersebut.

 Foto Arca Dwarapala ini juga foto terlawas yang pernah ada, karena bagian kaki dwarapala mulai terlihat tenggelam ke tanah.

Candi Singosari

 Foto Candi Singosari ini adalah kemungkinan  foto ketika Candi Singosari akan di pugar nampak bagian sebelah utara belum sempurna 

Rekonstruksi Candi Singosari  1890


Prasasti -prasasti  dan artefak yang hilang entah dimana :

Prasasti Candirenggo :
 





 Masa masa Kemerdekaan

 Bung Karno saat berkunjung ke Malang
 Candi Sumberawan
 Batu kotak bertuliskan keterangan berbahasa Belanda di Candi Sumberawan
 Arca Dwarapala selatan mulai tenggelam sampai bagian pusar
 Arca Dwarapala selatan mulai tenggelam mendekati tangan

 Hingga tahun 1980an, Dwarapala Selatan masih tenggelam, di tahun 1986 ada upaya pengangkatan ke permukaan.


Orang Belanda menatap kagum pada Arca Dwarapala . Masterpice dari Jaman kejayaan Singhasari 
Pertigaan Karanglo







Cikar, adalah kendaraan yang banyak dipakai untuk mengangkut barang" berat, disini terlihat Roda yang dipakai masih terbuat dari kayu

Berikut Adalah foto" Jadul ( Jaman Dahulu) yang lain lain  
 Ada Jalur Trem yang melintang di sepanjang jalan Raya Singosari.  Mulai Pabrik Kulit sampai ke arah Kota Malang ( Kec. Blimbing)
Lokomotif Kereta Trem .


Dana Desa TAHUN ANGGARAN 2017


PERATURAN BUPATI MALANG - NOMOR 37 TAHUN 2017 
 - TENTANG -BESARAN DAN PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA
TAHUN ANGGARAN 2017   
  
 khusus untuk Wilayah Kec. Singosari
 Wonorejo -------   Rp.878.379.000,00
 Dengkol   -------   Rp.837.056.000,00
 Baturetno --------- Rp.820.974.000,00
 Watugede ---------Rp.803.230.000,00
 Banjararum ------- Rp.846.011.000,00
 Tunjungtirto ------- Rp.828.978.000,00
 Lang-Lang  ------- Rp.803.336.000,00
 Purwoasri ---------Rp.801.770.000,00
 Klampok  ---------Rp.856.155.000,00
 Gunungrejo ------- Rp.845.371.000,00
 Tamanharjo ------- Rp.794.302.000,00
 Ardimulyo -------- Rp.806.542.000,00
 Toyomarto -------- Rp.858.906.000,00
 Randuagung ------- Rp. 833.718.000,00


   Mungkin dari kita banak ang belum tahu apa itu Dana Desa ?  Dari beberapa sumber akhirna penulis mendapatkan pengertian Dana Desa .
   Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Desa dan Desa Adat yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah  kabupaten/kota  dan  digunakan  untuk  membiayai  penyelenggaran pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.
   Fokus penting dari penyaluran dana ini lebih terkait pada implementasi pengalokasian Dana Desa agar bisa sesempurna gagasan para inisiatornya

Belakangan makin santer terdengar adanya praktik korupsi di tingkat desa. Sasarannya, apalagi kalau bukan dana desa, anggaran negara yang ditransfer ke pelosok-pelosok negeri sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
- Warga desa perlu ikut serta dalam mengawasi dana desa ini. Mereka sudah dilibatkan dalam musyawarah desa untuk menyusun APBDes, dan rencana kerja pemerintah desa (RKP Desa). Jadi, harusnya masyarakat juga ikut mengawasi dalam penggunaan atau pemanfaatan dana desa ini,” ujar Deputi bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, Nyoman Shuida, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jumat (20/10/2017).
Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan bahwa sepanjang tahun 2016-Agustus 2017 ada 110 kasus penyelewengan dana desa dan alokasi dana desa yang rata-rata dilakukan oleh oknum kepala desa. Selama tiga tahun terakhir, pemerintah telah menggelontorkan dana desa sekitar Rp 127 triliun.
Rinciannya, tahun 2015 Rp 20,8 triliun, tahun 2016 Rp 46,98 triliun, dan tahun 2017 Rp 60 triliun. Melihat kondisi yang terjadi saat ini tentu membuat pusing Nyoman Shuida yang sehari-hari fokus terhadap isu dana desa di Kemenko PMK.
Nyoman menambahkan, modus penyelewengan dana desa sering terjadi pada aspek penggunaannya. Penggunaan tidak sesuai dengan hasil musyawarah desa dan tidak ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) -



Link terkait https://www.tempo.co/tag/dana-desa



Jumat, 17 November 2017

Singosari lampion Festival 2017


       SINGOSARI LAMPION FESTIVAL. Adalah Sebuah gagasan dari Camat Singosari, Eko Margianto dalam rangka membuat kegiatan bernilai seni budaya yang diharapkan akan menjadi Agenda rutin tahunan di Singosari. Acara ini Melibatkan tokoh-tokoh pemuda dan Organisasi Masyarakat, mulai dari Karang Taruna, Banser, Ormas Pagar Betis,KNPI, komunitas Radio Koplak, Pelangi Singosari, Kawula Muda Bersatu, BMR, PMI, Pramuka, grup Facebook Singosari serta beberapa kelompok lain untuk mau bersama" bahu membahu mengangkat nama Singosari.
      Dalam rapat pembentukan panitia, Disepakatilah untuk kepanitiaan ini bernama LENTERA SINGOSARI Sebagai ketua terpilih saat ini adalah Miarso Jatmiko yang juga pernah menjabat sebagai ketua KMB (Kawula Muda Bersatu) Kecamatan Singosari untuk keterangan selanjutnya, anda bisa klik >> www.singosarilampion.blogspot.com
    Sangat tepat jika Kegiatan SFL ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan dan akan menjadi ikon kecamatan Singosari. apalagi, di Singosari juga terdapat desa yang memproduksi lampu hias seperti Desa Tunjungtirto.
Kemeriahan acara bisa terlihat dari berjubelnya penonton yang memadati jalan sepanjang rute pawai.


Rabu, 15 November 2017

Video Klip Lagu Singosari oleh Stupid Band


Lagu Singosari ini dulu pernah di populerkan oleh Grup Musik "The Gimbals" dengan vokalis utamanya Ipul Singo. Namun setelah grup musik pendatang baru mengaku mencari tahu tentang keberadaan Master lagu di studio rekaman Jakarta dan Surabaya, mereka mendapati jalan buntu.

       Akhirnya, karena merasa mempunyai niat yang baik untuk ikut mengangkat kembali nama Singosari, mereka merilis ulang lagu tersebut dengan warna musik mereka sendiri.


Mengenai video klip, lewat Grup FB Singosari, penulis berkenalan dan menawarkan diri untuk menggarap klip lagu Singosari, namun, karena tidak pernah bertemu secara langsung akhirnya Video klip tersebut digarap dengan memanfaatkan bahan data yang tersedia. Namun, penulis tetap mengedepankan unsur edukasi dalam membuat Klip ini

 

Sabtu, 11 November 2017

Pengawalan Dana Desa di Kabupaten Malang


OPTIMALISASI PERANAN BHABINKANTIBMAS POLRES MALANG DALAM MENCEGAH, MENGAWAL DAN PENANGANAN DANA DESA Malang,Singosarinews Polres Malang tidak berhenti di penanda tanganan MoU Kapolres Malang bersama Bupati Malang dalam melaksanakan pencegahan, pengawalan dan penanganan dana desa yang telah dilakukan di gedung DPRD Kab Malang pekan lalu,(23/10).hari ini sabtu,(4/11) Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah berikan materi ke Bhabinkamtibmas terkait pengawalan sasaran Dana Desa di Aula Agrowisata kebun teh Wonosari Singosari Lawang Kab Malang.

Kamis, 02 November 2017

Kirab Sakral Tirta Amerta Sari - Sumberawan


Kirab Sakral Tirta Amerta Sari 2017 -TOYOMARTO
   Berbicara tentang Desa Toyomarto seperti banyak hal yang akan dibahas, terutama mengenai potensi Wisata Desanya . Festival Tirta Amerta Sari  adalah salah satu kegiatan rutin warga yang tentunya akan menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi desa ini.
   Diawali dengan Tarian Bedoyo di pelataran Candi Sumberawan, Festival ini mulai dilaksanakan.